Tips Agar Tomat Dapat Berbuah Lebat




Untuk membuat tanaman tomat dapat berbuah lebat, teknik pembudidayaan dan perawatan harus sesuai dengan standar. Baik nutrisi maupun unsur hara yang diperlukan oleh tanaman tomat itu sendiri.

Cara untuk membuat tanaman tomat dapat berbuah lebat yaitu sebagai berikut :

1. Varietas Tanaman

Agar tomat dapat berbuah lebat dan mencapai produksi yang maksimal. Tentu varietas menjadi penentu utama yang harus dipenuhi.

Dengan varietas yang tepat maka buah tomat akan mampu berkembang dengan baik. Dengan begitu akan mampu membuat tanaman tomat mampu berbuah lebat seperti informasi yang tertera pada kemasan bibit tomat.

Selain itu, beberapa jenis varietas memang memiliki keunggulan seperti tahan penyakit dan memilki buah yang berukuran sangat besar. Tetapi keunggulan tersebut belum tentu terjadi bila di tanam pada lahan yang kita miliki. Karena bisa saja lahan kita tidak memiliki standar untuk varietas tersebut. Maka dari itu tentukan terlebih dahulu varietas yang cocok di daerah atau di lahan yang akan di tanami tomat.

2. Kebutuhan Nutrisi

Pada tanaman tomat, kebutuhan nutrisi dan air sangat mempengaruhi produktivitas.
Bisa saja nutrisi terpenuhi namun kelebihan pasokan air. Hal tersebut tentu akan menyebabkan buah tomat menjadi busuk.

Nutrisi yang dibutuhkan untuk tanaman tomat yaitu

● Nitrogen
Nitrogen ini berfungsi untuk membantu dalam pembentukan sel jaringan pada pertumbuhan tanaman. Terutama pada pembentukan sel fotosintesis pada klorofil daun.

Ukuran yang diperlukan oleh tomat yaitu sebesar 48% dalam keseluruhan jumlah pupuk atau nutrisi.
Jika kekurangan nitrogen maka daun tanaman akan menguning.

● Fosfor
Fosfor ini berfungsi untuk membantu pertumbuhan sel genetik tumbuhan. Terutama pada pembentukan biji dan buah pada tanaman. Serta membantu pertumbuhan akar tanaman.

Ukuran yang di perlukan untuk tanaman tomat yaitu sekitar 18% dari keseluruhan jumlah nutrisi.
Sedangkan jika kekurangan fosfor maka akan membuat tanaman mengalami pertumbuhan yang sangat lambat bahkan bisa jadi kerdil. Selain itu juga menyebabkan bunga atau bakal buah menjadi rontok.

● Kalium
Kalium ini adalah unsur yang berperan penting dalam pengangkutan hasil fotosintesis pada daun. Dan juga membantu penyerapan magnesium pada unsur hara.

Ukuran yang diperlukan pada tanaman tomat adalah 44% dari keseluruhan jumlah nutrisi. Jika kekurangan kalium maka daun pada tanaman akan terbakar, dengan ditandai bercak hitam di area pinggir daun. Dan biasanya akan mengalami kerontokan.

● Air
Air sangat berperan penting pada pertumbuhan tanaman. Selain itu, air juga sangat membantu dalam proses fotosintesis serta proses pelarutan unsur hara pada tumbuhan.

Ukuran yang diperlukan pada tanaman tomat adalah 3.33 mm per hari. Selama 1 musim yaitu 4 bulan.
Jika tanaman kekurangan air sudah jelas akan memperhambat pertumbuhan.
Selain itu, jika tanaman tomat juga kelebihan air maka akan membuat buah tomat lebih banyak mengalami pembusukan.



3. Teknik Budidaya

Dalam membudidayakan buah tomat, banyak sekali cara yang bisa di aplikasikan.
Dengan teknik yang tepat dan intensif, maka pertumbuhan serta produksi tomat juga akan lebih meningkat.

Teknik yang bisa di gunakan untuk membudidayakan tomat secara intensif adalah dengan teknik Hidroponik Fertigasi. Dimana pengairan dan pemupukan sudah diatur sedemikian rupa sesuai kebutuhan tanaman tomat.

Untuk lebih lengkapnya baca: Meningkatkan Produksi Hasil Panen Tomat Secara Maksimal Dengan Teknik Fertigasi

4. Perawatan

Perawatan sendiri juga sangat berpengaruh terhadap produksi tanaman tomat. Dengan perawatan yang baik dan intensif tentu akan membuat tomat semakin produktif.

Perawatan meliputi :

- Penyiraman

- Pemupukan

- Penyiangan

- Pemangkasan

Terkait Dengan Tomat :


Keempat cara diatas merupakan cara terbaik untuk membuat tanaman tomat dapat berbuah lebat. Dan bisa di gunakan untuk kondisi lingkungan manapun. Karena cara di atas adalah cara standar untuk membudidayakan tanaman tomat yang baik.